Milenial Beli Rumah, Gak Sanggup? Masa Si?
Milenial Gak Sanggup Beli Rumah, Masa Sih?

Akademi AlSalaam

Milenial Gak Sanggup Beli Rumah, Masa Sih?

15 Desember 2022

“Milenial beli rumah gak sanggup?” kira-kira pernyataan itu pada tahun 2022 ini terus bermunculan jika para generasi milenial tidak bisa membeli rumah. Hal ini dikarenakan harga rumah semakin mahal tetapi tidak dibarengi oleh kenaikan pendapatan. Sehingga kondisi tersebut membuat para milenial semakin sulit untuk membeli rumah.

Padahal kondisi tersebut bisa saja diantisipasi oleh para milenial dengan melakukan pengelolaan keuangan yang baik, para milenial tidak harus menabung cukup lama dari pendapatannya yang minim untuk memiliki sebuah rumah. Mereka bisa memanfaatkan produk perbankan yaitu pembiayaan kepemilikan rumah.

Pembiayaan kepemilikan rumah ini dapat membantu para milenial untuk mewujudkan rumah impiannya, hanya saja mereka perlu mengatur budget dengan baik. Generasi milenial harus bisa menabung minimal untuk memenuhi uang muka dan biaya-biaya untuk membeli rumah. Selebihnya mereka hanya perlu memilih rumah terbaik yang bukan sekedar untuk hunian, tetapi milenial beli rumah harus selektif yaitu memiliki akses yang baik, fasilitas dan nilai investasi yang baik pula.

Selain itu untuk para generasi milenial yang masih khawatir dengan ketidakpastian ekonomi dan berdampak pada rencana memiliki rumahnya, mereka bisa memilih menggunakan bank syariah untuk pembiayaan kepemilikan rumah. Karena bank syariah tidak terpengaruh oleh suku bunga dan angsurannya bersifat tetap hingga lunas.

Kelebihan Pembiayaan Syariah Kepemilikan Rumah (KPR Syariah)

Pembiayaan syariah kepemilikan rumah memiliki beberapa kelebihan, pertama tentunya para milenial tidak perlu pusing soal angsuran yang akan berubah. Karena pada pembiayaan syariah angsurannya akan tetap hingga lunas tanpa terpengaruh fluktuasi suku bunga. Tidak menerapkan value of money berarti lebih aman dari denda pembayaran dan pelunasan dipercepat sesuai dengan akad di awal tanpa ada penambahan.

Jadi, bukan menjadi alasan lagi untuk para milenial sulit untuk memiliki rumah. Mereka hanya perlu mengatur uang dengan baik dan menabung uang muka. Justru pada saat ini ketika para generasi milenial membeli rumah, secara tidak langsung mereka memutus status sandwich generation. Mereka jadi tidak ketergantungan dan merasa tertekan, lebih mandiri dengan memiliki rumah sendiri. Dalam hal ini milenial beli rumah sebagai aset properti yang bernilai investasi tinggi dapat dinikmati oleh keluarga dikemudian hari.

Berita Lainnya

6 Cara Mudah Memilih Tabungan atau Deposito di Bank Syariah

6 Cara Mudah Memilih Tabungan atau Deposito di Bank Syariah

04 Desember 2024

6 Cara Mudah Memilih Tabungan atau Deposito di Bank Syariah Depok – 6 Cara Mudah Memilih Tabungan atau Deposito di Bank Syariah. Mengelola keuangan pribadi dengan bijak merupakan langkah penting untuk mencapai kestabilan finansial. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membuka tabungan atau deposito di bank syariah. Karna hal itu,  Bank syariah menawarkan […]

Mengenal lebih dekat pilihan Akad di Bank Syariah

Mengenal lebih dekat pilihan Akad di Bank Syariah

05 November 2024

Mengenal lebih dekat pilihan Akad di Bank Syariah Mengenal lebih dekat pilihan Akad di Bank Syariah – Bank syariah adalah institusi keuangan yang menjalankan kegiatan operasionalnya berdasarkan prinsip-prinsip syariah, dengan berlandaskan ajaran Islam. Dalam hal ini, segala transaksi di bank syariah dilakukan sesuai dengan hukum Islam dan menghindari praktik riba atau bunga. Hal ini lah […]

5 Keuntungan Membeli Kendaraan dengan Pembiayaan Syariah

5 Keuntungan Membeli Kendaraan dengan Pembiayaan Syariah

11 Oktober 2024

5 Keuntungan Membeli Kendaraan dengan Pembiayaan Syariah 5 Keuntungan Membeli Kendaraan dengan Pembiayaan Syariah – Di era modern, memiliki kendaraan pribadi adalah kebutuhan yang semakin penting bagi banyak orang. Kendaraan tidak hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga berperan dalam menunjang produktivitas sehari-hari. Namun, tantangan utama yang sering dihadapi adalah bagaimana kita dapat membelinya sesuai dengan kondisi keungan kita […]