Keuangan Syariah ? Kenali Perbankan Syariah / Ekonomi Syariah
Mengenal Perbankan Syariah / Ekonomi Syariah

Akademi AlSalaam

Mengenal Perbankan Syariah / Ekonomi Syariah

09 Februari 2019

Oleh : Ir. Mohammad Yahya
(Dewan Pengawas Syariah Bank Syariah Al Salaam)

Keuangan Syariah adalah bentuk keuangan yang didasarkan pada syariah atau bangunan hukum Islam. Syariah yang berarti “jalan menuju sumber air”, dipenuhi dengan tujuan moral dan pelajaran tentang kebenaran. Karenanya Syariah lebih sekedar seperangkat aturan-aturan hukum. Sejatinya Syariah mewakili gagasan bahwa semua manusia dan pemerintah tunduk pada keadilan di bawah hukum. Ini adalah satu istilah yang meringkaskan cara hidup yang diajarkan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya dan mencakup segala sesuatu mulai dari kontrak bisnis dan pernikahan hingga azab dan ibadah. Umum untuk menggunakan istilah “sesuai dengan syariah” dalam menggambarkan segala sesuatu yang dibolehkan hukum Islam.

HALAL vs HARAM

Dalam bahasa Arab, kata halal merujuk pada segala sesuatu yang sesuai dengan syariah, yaitu diizinkan oleh Islam. Ini mencakup aspek-aspek perilaku manusia, tutur kata, cara busana dan pola makan. Lawan katanya adalah haram, yaitu segala sesuai yang dilarang.

APA PERBEDAAN antara KEUANGAN SYARIAH dengn KEUANGAN KONVENSIONAL ?

Tidak seperti keuangan konvensional yang telah dikenal oleh sebagian besar kita, keuangan syariah memiliki satu persyaratan utama yaitu setiap transaksi keuangan harus sesuai dengan syariah.

Ada 5 prinsip utama harus diikuti secara ketat :

1. KEYAKINAN PADA TUNTUNAN ILAHI

Alam semesta diciptakan oleh Allah dan Allah menciptakan manusia di muka bumi untuk memenuhi tujuan-tujuan tertentu lewat ketaatan pada perintah-perintah-NYA. Perintah-perintah ini tidak dibatasi pada ibadah dan ritual keagamaan semata. Melainkan mencakup bidang penting dan nyaris setiap aspek kehidupan, termasuk transaksi ekonomi dan keuangan. Manusia membutuhkan tuntunan Ilahi karena dia tidak memiliki kekuatan sendiri untuk mencapai kebenaran. Manusia bukan sekedar tidak sempurna, melainkan juga memiliki ‘rasio’ yang kerap dikacaukan dengan hawa nafsu. Setiap muslim memiliki keyakinan yang kuat bahwa perintah-perintah yang diberikan oleh Allah SWT dan lewat firman Ilahinya kepada Nabi terakhir Muhammad saw haruslah diikuti secara harfiah dan substansial. Dalam keuangan konvensional agama dan pemerintah dijadikan terpisah.

2. TIDAK ADA BUNGA

Yaitu Anda tidak boleh menerima bunga dari satu pinjaman atau diminta untuk membayar bunga atas pinjaman. Dibandingkan dengan pembiayaan konvensional, ini seperti meminjam uang dari bank dan tidak harus membayar sepeser pun bunga. Bank-bank syariah tentunya saja tidak memberikan pinjaman secara gratis. Jika Anda mendapatkan pinjaman syariah untuk suatu proyek, Anda tidak dikenakan bunga atas pinjaman. Melainkan Anda membayar atau berbagi prosentase laba dalam proyek itu dengan bank.

3. TIDAK ADA INVESTASI HARAM

Uang harus diinvestasikan pada tujuan yang baik. Sementara perusahaan-perusahaan yang memproduksi barang-barang haram seperti alkohol, tembakau, senjata atau pornografi dihindari.

4. BERBAGI RESIKO DIANJURKAN

Gagasan tentang berbagi resiko secara sadar didorong dan dipraktekkan secara rutin diantara mitra bisnis, seperti nasabah dan lembaga keuangan. Hal ini mendorong distribusi resiko, laba dan rugi secara merata. Berbagi resiko bertujuan meningkatkan transparansi dan yang sangat penting mendorong rasa saling percaya dan kejujuran dalam transaksi di antara para mitra bisnis, lembaga dan nasabah.

5. PEMBIAYAAN DIDASARKAN PADA ASET RIIL

Pembiayaan yang disalurkan lewat produk-produk syariah hanya bisa meningkat seiring dengan meningkatnya perekonomian riil. Dengan demikian hal ini membantu menangkal spekulasi dan ekspansi kredit yang berlebihan. Sebaliknya pembiayaan konvensional biasanya didasarkan pada janji untuk membayar dimana asset-aset riil tidak dikaitkan dengan transaksi. Ini berarti bahwa kegiatan pembiayaan konvensional bisa tumbuh beberapa langkah di depan perekonomian rill, sehingga menyebabkan spekulasi dan inflasi (penggelembungan) harga aset yang tidak bisa dibenarkan.

Berita Lainnya

6 Cara Mudah Memilih Tabungan atau Deposito di Bank Syariah

6 Cara Mudah Memilih Tabungan atau Deposito di Bank Syariah

04 Desember 2024

6 Cara Mudah Memilih Tabungan atau Deposito di Bank Syariah Depok – 6 Cara Mudah Memilih Tabungan atau Deposito di Bank Syariah. Mengelola keuangan pribadi dengan bijak merupakan langkah penting untuk mencapai kestabilan finansial. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membuka tabungan atau deposito di bank syariah. Karna hal itu,  Bank syariah menawarkan […]

Mengenal lebih dekat pilihan Akad di Bank Syariah

Mengenal lebih dekat pilihan Akad di Bank Syariah

05 November 2024

Mengenal lebih dekat pilihan Akad di Bank Syariah Mengenal lebih dekat pilihan Akad di Bank Syariah – Bank syariah adalah institusi keuangan yang menjalankan kegiatan operasionalnya berdasarkan prinsip-prinsip syariah, dengan berlandaskan ajaran Islam. Dalam hal ini, segala transaksi di bank syariah dilakukan sesuai dengan hukum Islam dan menghindari praktik riba atau bunga. Hal ini lah […]

5 Keuntungan Membeli Kendaraan dengan Pembiayaan Syariah

5 Keuntungan Membeli Kendaraan dengan Pembiayaan Syariah

11 Oktober 2024

5 Keuntungan Membeli Kendaraan dengan Pembiayaan Syariah 5 Keuntungan Membeli Kendaraan dengan Pembiayaan Syariah – Di era modern, memiliki kendaraan pribadi adalah kebutuhan yang semakin penting bagi banyak orang. Kendaraan tidak hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga berperan dalam menunjang produktivitas sehari-hari. Namun, tantangan utama yang sering dihadapi adalah bagaimana kita dapat membelinya sesuai dengan kondisi keungan kita […]