Blog - Bank Syariah AlSalaam

BPR Al-Salaam

Blog

PT BPRS Al Salaam Amal Salman yang dikenal dengan Bank Syariah AlSalaam, didirikan pada tanggal 9 Oktober 1991 atas inisiatif para alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang aktif di Masjid Salman.

Weekend Banking BPRS Al Salaam, 26 Januari 2019

Weekend Banking BPRS Al Salaam, 26 Januari 2019

28 Januari 2019

Assalamu’alaikum wr. wb. Sahabat Al Salaam, Mengawali tahun 2019 ini, Weekend Banking Al Salaam hadir dengan tema “Tahun Baru, Semangat Baru”. Memulai Tahun baru tentunya harus kita lakukan dengan penuh semangat baru, penuh energik, serta dengan ide-ide cemerlang, harapan dan motivasi agar apa yang kita cita-citakan dapat terealisasi. Selain memberikan pelayanan keuangan terbatas, pada Weekend Banking kali ini BPRS […]

Weekend Banking BPRS Al Salaam, 29 Desember 2018

Weekend Banking BPRS Al Salaam, 29 Desember 2018

03 Januari 2019

Assalamu’alaikum wr. wb. Sahabat Al Salaam, Memanfaatkan momen di penghujung tahun 2018 Kegiatan #WeekendBanking dan Open Booth BPRS Al Salaam kali ini  mengambil tema “Gempita Akhir Tahun Al Salaam”. Selain memberikan pelayanan keuangan terbatas, weekend banking kali ini juga dimeriahkan dengan acara NGUDUK ( makan nasi uduk ) Bareng Al Salaam dan door prize Pecahkan Balon Berhadiah bagi pengunjung […]

Weekend Banking BPRS Al Salaam, 24 November 2018

Weekend Banking BPRS Al Salaam, 24 November 2018

26 November 2018

Assalamu’alaikum wr. wb. Sahabat Al Salaam, Kegiatan #WeekendBanking dan Open Booth BPRS Al Salaam kali ini  diadakan pada hari Sabtu, 24 November 2018 dari pukul 07.00 s.d. 12.00 di seluruh kantor cabang BPRS Al Salaam. Seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai syariah membuat masyarakat di Indonesia banyak yang menerapkan Halal lifestyle HALAL merupakan suatu keharusan, […]

Bank Syariah sama dengan bagi hasil ?

Bank Syariah sama dengan bagi hasil ?

04 Februari 2017

“Bank Syariah = bagi hasil ?” Ada yang heran dengan perilaku bank Syariah karena “yang katanya Islami, ternyata bagi-hasilnya hanya berlaku bila nasabah pembiayaan mengalami keuntungan. Bank tidak ikut berbagi bila nasabah mengalami kerugian. Apakah itu Islami?.” Kalau benar begitu, kesepakatan ini tidak adil dan tentu saja tidak Islami. Syukurlah, yang sebenarnya tidak seperti itu. […]