Rumahku, Istanaku..

Rumahku, Istanaku..

Rumah merupakan kebutuhan pokok manusia, sebagaimana halnya makanan dan pakaian. Rumah memiliki arti penting bagi sebuah keluarga, karena rumah merupakan tempat untuk istirahat dan mencurahkan kasih sayang setelah sibuk bekerja atau beraktivitas di luar. Maka tidak heran apabila permintaan masyarakat akan rumah tiap tahun terus bertambah.

Namun harga rumah yang terus membumbung menyebabkan jarang orang yang mampu membeli rumah secara tunai. Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh banyak lembaga pembiayaan dan perbankan untuk menawarkan produk konsumtif yang banyak dikenal dengan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).  Berbagai fasilitas kemudahan mulai dari proses pengajuan, keringanan biaya admnistrasi, rendahnya tingkat suku bunga dan sebagainya pun ditawarkan sebagai daya tarik. Sayangnya, suku bunga bank konvensional yang fluktuatif dan tidak pasti terkadang membuat orang merasa ragu untuk mengambil kredit kepemilikan rumah dari perbankan.

Sebagian mereka merasa khawatir jikalau di tengah masa kredit suku bunga tiba-tiba naik dan menyebabkan mereka tidak mampu lagi membayar sisa angsurannya. Kekhawatiran seperti itu seharusnya tidak perlu terjadi jika memanfaatkan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah dari bank syariah (KPR iB).

Secara umum, berdirinya lembaga keuangan syariah akhir-akhir ini beroperasi pada 3 bidang, yakni penyaluran dana, penghimpun dana dan jasa perbankan. Selain tabungan, produk yang kini diminati masyarakat adalah kredit kepemilkikan rumah (KPR) syariah. Kelebihan KPR syariah dibandingkan KPR konvensional diantaranya adalah, masyarakat yang mengambil kredit merasa lebih tenang, sebab pembiaayaan KPR Syariah merupakan varian pembiayaan Murabahah dalam bidang pennyaluran dana, sehingga cicilan KPR syariah tetap, tanpa terpengaruh tingkat suku bunga. Sehingga, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) syariah mulai banyak dilirik konsumen pada saat ini.

Menurut Deputi gubernur Bank Indonesia, Maulana Ibrahim, prinsip yang digunakan untuk KPR syariah adalah Murabahah, Istishna, Muadharabah, danjuga Musyarakah Mutanaqisah.

Secara umum, akad yang sering digunakan dalam pembiayaan rumah ini antara lain adalah murabahah (jual beli dengan marjin profit), terutama untuk rumah yang telah dibangun, dan akad istishna, yaitu pemesanan barang (rumah) dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang disepakati, serta pembayaran dengan nilai tertentu yang disepakati pula.

KPR syariah dengan akad murabahah adalah perjanjian jual beli antara bank dan nasabah, dimana bank membeli rumah yang diperlukan nasabah dan kemudian menjualnya kepada nasabah sebesar harga beli ditambah dengan margin keuntungan yang disepakati oleh bank dan nasabah.

Pembiayaan Kepemilikan Rumah kepada perorangan untuk memenuhi sebagian atau keseluruhan kebutuhan akan rumah (tempat tinggal) dengan mengunakan prinsip jual beli (Murabahah) dimana pembayarannya secara angsuran dengan jumlah angsuran yang telah ditetapkan di muka dan dibayar setiap bulan. Harga jualnya biasanya sudah ditambah dengan margin keuntungan yang disepakati antara bank syariah dan pembeli.

Harga jual rumah ditetapkan di awal ketika nasabah menandatangani perjanjian pembiayaan jual beli rumah, dengan angsuran tetap hingga jatuh tempo pembiayaan. Dengan adanya kepastian jumlah angsuran bulanan yang harus dibayar sampai masa angsuran selesai, nasabah tidak akan dipusingkan dengan masalah naik/turunnya angsuran ketika suku bunga bergejolak. Nasabah  juga diuntungkan ketika ingin melunasi angsuran sebelum masa kontrak berakhir, karena bank syariah tidak akan mengenakan pinalti. Bank syariah tidak memberlakukan sistem pinalti karena harga KPR sudah ditetapkan sejak awal.

Pembiyaan rumah ini dapat  digunakan untuk membeli rumah (rumah, ruko, rukan, apartemen) baru maupun bekas, membangun atau merenovasi rumah, dan untuk pengalihan pembiayaan KPR dari bank lain.

Salah satu Bank yang menyediakan pembiayaan KPR iB Syariah adalah BPRS Al Salaam. Bank ini memiliki banyak keunggulan dalam memberikan pembiayaan seperti:

  • Bunga yang tidak fluktuatif, sehingga angsuran yang dibayarkan bernilai tetap selama jangka waktu pembiayaan.
  • Praktis, karena nasabah dapat melakukan pembayaran angsuran melalui transfer dari bank lain
  • Memiliki aneka promo, sehingga nasabah dapat menikmati promo-promo yang diberikan oleh oleh Bank.
  • Dapat dipercaya, karena bank ini terdaftar resmi dan kegiatannya pun diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain banyaknya keunggulan produk KPR Syariah yang diberikan BPRS Al Salaam, adapun persyaratan untuk mengajukan pembiayaan pun tidak rumit dan sudah sesuai akad dalam Syariah.

Jadi tunggu apalagi?

Segeralah memiliki rumah impian kita dengan bergabung dengan BPRS Al Salaam yang memberikan solusi dalam kepemilikan rumah impian Anda.

 

 

Ditulis oleh : Ika Endah Royani

Referensi:
Karim, Adiwarman, Bank Islam: Analisis Fiqih dan Keuangan, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2007.
Widodo, Sugeng, Seluk Beluk Jual Beli Murabahah Perspektif Aplikatif, Yogyakarta: Asgar Chapter, 2010.

http://bprsalsalaam.co.id/
http://jurnalekis.blogspot.co.id/
www.halomoney.co.id

 

Share This