Sejarah Al Salaam

Masjid Salman ITB
Modal Awal
Legal Operasional
Tahun 2003
Perbankan Syariah
Tahun 2015

PT BPR Amal Salman yang dikenal dengan BPR Al Salaam, didirikan pada tanggal 9 Oktober 1991 atas inisiatif para alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang aktif di Masjid Salman

BPR Al Salaam didirikan dengan modal awal Rp 69.800.000,- dan jumlah pemegang saham 40 orang.

Kegiatan operasional BPR Al-Salaam dimulai pada tanggal 29 Pebruari 1992 berdasarkan Akte No. 30 dari Abdul Latief, Notaris di Jakarta, diubah dengan akte No.14 tanggal 5 Desember 1991 dari Abdul Latief, Notaris di Jakarta, yang telah disetujui oleh Menteri Kehakiman RI dengan Surat Keputusan No.C2-7937.HT.01.01.TH.91 tanggal 19 Desember 1991
Modal tumbuh menjadi Rp 1.280.000.000,- dan jumlah pemegang saham menjadi 103 orang
sejak tanggal 3 Juli 2006 BPR Al Salaam berubah dari bank konvensional menjadi bank berazaskan syariah (BPRS Al Salaam)
Hingga tahun 2015 modal meningkat menjadi Rp 11.848.180.000,- dan 161 pemegang saham

1991
Modal Awal
1992
2003
2006
2015

Masjid Salman ITB, 1991

PT BPR Amal Salman yang dikenal dengan BPR Al Salaam,
didirikan pada tanggal 9 Oktober 1991 atas inisiatif para alumni
Institut Teknologi Bandung (ITB) yang aktif di Masjid Salman

Tahun 1991

Rp
0
Modal Awal
0
Pemegang Saham
ibu-pengrajin2

Prinsip Awal Pendirian

  • Ekonomi Masyarakat

    Membantu perekonomian masyarakat melalui pelayanan lembaga keuangan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah

  • Islami

    Memberikan pelayanan perbankan yang dijiwai ajaran Islam dan dikelola sesuai dengan prinsip ekonomi syariah yaitu kesetaraan, keterbukaan serta keadilan bagi hasil antara nasabah dan pihak bank

  • Kebersamaan

    Berbeda dari badan usaha swasta pada umumnya BPR Al Salaam merupakan usaha yang berlandaskan kebersamaan (Solidarity Corporate) yang tetap menjunjung tinggi profesionalisme

Legal Operasional
Kegiatan operasional BPR Al-Salaam dimulai pada tanggal 29 Pebruari 1992 berdasarkan Akte No. 30 dari Abdul Latief, Notaris di Jakarta, diubah dengan akte No.14 tanggal 5 Desember 1991 dari Abdul Latief, Notaris di Jakarta, yang telah disetujui oleh Menteri Kehakiman RI dengan Surat Keputusan No.C2-7937.HT.01.01.TH.91 tanggal 19 Desember 1991 dan didaftarkan pada Kantor Pengadilan Negeri di Bogor dibawah No. WB.DH.1.PR.01.10.92 serta diumumkan dalam tambahan No.657 dari Berita Negara RI No.13 tanggal 14 Pebruari 1992 dan tambahan No. 5045 dari Berita Negara RI No.70 tanggal 1 September 2000.

Tahun 2003

Rp
0
Modal Berjalan
0
Pemegang Saham

Untuk mendukung pengembangan usaha pada RUPS tahun 2003 telah disetujui peningkatan modal dasar perseroan dari Rp. 1 milyar menjadi Rp. 5 milyar. Peningkatan tersebut juga telah disetujui secara hukum dengan SK Menteri Kehakiman dan HAM RI Nomor : C-04029 HT.01.04.TH.2004

BPR Al Salaam Bertransformasi menjadi Perbankan Syariah

Sesuai aspirasi dan idealisme para pemegang saham yang sejak awal pendirian ingin menjadikan BPR Al Salaam sebagai lembaga keuangan bagi masyarakat dengan pelayanan perbankan yang berazaskan keislaman, maka alhamdulillah sejak tanggal 3 Juli 2006 BPRS Al Salaam berubah dari BPR konvensional menjad BPR Syariah.

Hingga Tahun 2017

Rp
0
Modal Berjalan
0
Pemegang Saham

dan insya Allah akan terus berkembang…

Share This